[6] [article] [slider-top-big] [Latest News]
You are here: Home / , Polusi ini 100% asli, bukan KW

Polusi ini 100% asli, bukan KW

| No comment

Mungkin saat ini jika anda mendengar kata China, fikiran anda langsung tertuju pada barang-barang bajakan/replika atau istilah kerennya KW, mulai dari Gadget seperti Handphone supercopy, replika dan sebagainya. Jam tangan, ada grade ori, KW super dan sebagainya. Sampai motor dan sparepart-nya pun ada tiruannya. Hal-hal tersebut sudah tidak asing lagi bagi kita sebagai konsumen barang-barang made in China yang notabene banyak sekali barang-barang tersebut adalah barang tiruan. 

Tetapi, apakah anda tahu kalau di negara penghasil barang-barang replika punya produk yang 100% orisinil. Salah satunya adalah polusi udara. Dari data WHO, polusi di beijing sudah sampai 26 kali lebih tinggi dari batas aman. Dimana batas aman menurut WHO adalah 25 mikrogram, dan akhir taun 2013 kemarin tingkat polusi di beijing sempet sampai 671 mikrogram (berdasarkan monitoring post di kedutaan besar US di beijing).

Bahkan pad tahun kemarin, Akibat tingginya polusi ini aktivitas sejumlah warga lumpuh. Sejumlah warga mengalami kesulitan bernafas dan melihat. Beberapa bangunan yang sedang dalam proses pengerjaan, termasuk event akbar olah raga juga dibatalkan. Sekolah meliburkan para murid dan karyawannya, serta sejumlah sistem transportasi pun terpaksa ditutup. Pemerintahan China mewajibkan semua warga yang tinggal di area berpolusi untuk mengenakan masker dan tidak banyak keluar rumah.
Polusi ini diakibatkan oleh tingginya penggunaan batu bara, emisi dari kendaraan dan industri, serta pola cuaca yang tidak biasa.

Diberitakan harian China Daily, Kamis 25 Juli 2013, pemerintah China berencana mengeluarkan dana 1.700 miliar yuan, atau setara Rp3.100 triliun untuk mengatasi polusi selama lima tahun ke depan. Dana ini akan digunakan untuk mengurangi konsentrasi partikel merusak di udara, atau yang disebut emisi PM2.5. Di seluruh China, partikel yang muncul akibat pembakaran batu bara ini bisa mengendap di paru-paru, menyebabkan gangguan kesehatan parah. Jika sukses, maka jumlah partikel ini di udara Beijing akan mencapai 60 mikrogram per kubik meter. Walau jumlah ini pun masih beberapa kali lipat lebih tinggi dari ambang WHO.

Belum ada penjelasan dari pemerintah China bagaimana cara melakukannya. Namun tingkat polusi di negara itu sudah keterlaluan. Pemerintahan Xi Jinping harus putar otak agar polusi di beberapa kota bisa ditekan. Salah satunya adalah memberikan penilaian bagi pejabat pemerintah tergantung dari angka polusi di wilayahnya.

Sebuah jurnal ilmiah di Amerika Serikat awal bulan ini mengatakan bahwa akibat polusi, angka harapan hidup warga China berkurang hingga lima tahun. Polusi di negara itu kebanyakan disebabkan oleh pembakaran batu bara, sumber utama energi rakyat Tiongkok.

Berikut foto-foto yang diambil beberapa waktu lalu ketika polusi mencapai titik tertinggi. Beberapa oto-foto ini diambil pada siang hari, 100% polusi bukan kabut/embun seperti di pegunungan.













Menjaga lingkungan kita, berarti menjaga kelangsungan hidup anak cucu kita.